Kritik
Aparatus Teks
Guna memeriksa teks ini saya
menggunakan data aparatus pada Alkitab Perjanjian Baru Indonesia-Yunani
terbitan LAI. Secara keseluruhan teks ini hanya memiliki masalah pada ayat ke-5
saja. Dari data yang disajikan di dalam Alkitab yang saya gunakan nampak dua
kata yang diberikan catatan kaki mengenai masalah teks dan varianya.
Pada ayat 5 tersebut pertama-tama kata τῷ Χριστῷ diberikan catatan kaki. Kata ini diberi nilai {B} yang artinya adanya sedikit keragu-raguan mengenai keaslian teks ini. Dalam daftar varianya, kata ini juga muncul dalam varian-varian:
Pada ayat 5 tersebut pertama-tama kata τῷ Χριστῷ diberikan catatan kaki. Kata ini diberi nilai {B} yang artinya adanya sedikit keragu-raguan mengenai keaslian teks ini. Dalam daftar varianya, kata ini juga muncul dalam varian-varian:
a (Sinaiticus) sekarang disimpan di London, yang ditangggalkan
abad IV.
A (Alexandrinus) sekarang disimpan di London,
ditanggalkan abad V.
D (Bezae Cantabrigiensis) sekarang disimpan di Roma,
ditanggalkan abad IV.
F sekarang disimpan di Cambridge, di tanggalkan abad IX.
G (Boernerianus) sekarang disimpan di Dresden, ditanggalkan
abad IX.
Y sekarang
disimpan di Anthos, ditanggalkan abad VIII atau IX.
Semua varian-varian ini termasuk unsial yang ditulis dengan huruf besar
(Mayuskel).
Akan tetapi pada varian lain yaitu P46, dalam ayat yang sama
terdapat perbedaan mencolok antar varian-varian tadi dengan P46.
Didalam P46 teks ini berbentuk
e.n τῷ
Χριστῷ, ada pengurangan kata pada varian-varian di atas bila di banding dengan P46
yang ditanggalkan tahun 200 ZB atau awal abad III. P46 ialah varian
yang paling tua dari seluruh data-data varian teks asli dan merupakan bentuk
varian Papirus mayuskel. Sedangkan varian lainya diatas ialah varian
terkemudian setelah P46. Sangat mungkin perbedaan adanya kata e.n pada P46 menjadikan ayat ini diberi nilai {B}.
Berdasarkan data varian-varian
yang menghilangkan kata dalam teksnya, hanya ada dua varian teks yang umurnya
mendekati P46 yaitu a dan
D yang masing-masing dari abad IV. Artinya ada jarak waktu kurang lebih 200
tahun dengan P46. Masalah
yang muncul ialah teks terkemudian mengurangi satu kata jika dibandingkan
dengan bentuk tertua dalam P46. Analisis saya bahwa mengikuti asumsi
kesalahan dalam problem teks ini termasuk dalam kategori kesalahan yang
disengaja dimana kemungkinan penulis/ penyalin merubah teks demi alasan
doktrinal tertentu, atau juga menulis dalam urutan yang lebih logis. Meski
demikian teks tertua lebih dipercaya keaslianya meskipun tidak seratus persen
otentik.
Dari pertimbangan diatas saya
memilih menggunakan teks dari varian- p46. Alasanya ialah p46
ialah teks tertua yang menyajikan teks lebih utuh, meskipun tidak mutlak P46
varian paling otentik. Disisi lain juga ada kemungkinan besar teks a dan D langsung mengutip sumber
yang lebih tua dari pada P46. Namun berkaitan dengan kata dalam teks
juga terlihat tidak terlalu tinggi tingkat signifikansi perbedaan yang dapat
membuat teks menjadi melenceng substasinya seperti yang terjadi pada Efesus 1. Maka
dari itu saya tetap memilih menggunkan P46 sebagai varian yang membantu saya untuk
menafsir teks ini. Jika diterjemahkan maka kata e.n τῷ Χριστῷ berarti “di dalam Kristus.”
Kata berikut
yang muncul yang diberi catatan kaki dalam kitab ialah kata χάριτί yang diberi
nilai {A}. Artinya kata dalam teks ini sangat diyakini keaslianya. Kata ini
sendiri terdapat juga dalam varian-varian seperti P46, a, A, B, D2, F, G, dan Y. Saya melihat bahwa terdapat perbedaan dengan
varian teks lain terutama dengan varian-varian minuskulus yang rata-rata
berasal dari abad X. Akan tetapi pada prinsip mendasar saya lebih memilih
menggunakan teks dari varian awal karena varian minuskulus berasal dari masa
yang sangat kemudian bahkan telah melalu proses penyalinan yang lebih panjang
dan berlapis dibandingkan P46, a, A, B, D2,
F, G, dan Y. Jika diterjemahkan maka arti dari kata χάριτί ialah “karunia atau anugerah.”
Semoga data aparatus ini mempermudah anda yang sedang melakukan studi perjanjian baru. Baik untuk melakukan tafsir dengan pendekatan kritik (critical approach) maupun yang ingin menambah pusat pengetahuan.
0 komentar:
Posting Komentar