Sebelum pembaca sekalian membaca hasil tafsir sosio-historis ini, sangat saya anjurkan untuk terlebih dahulu untuk membaca tulisan mengenai latar belakang teori sumber E. Dalam melakukan proses tafsir ini, saya menggunakan pendekatan sosio-historis dengan bantuan pemikiran Norman K. Gottwald (The Hebrew Bible a Socio Literary Introduction) dan Robert Coote (The Elohist, & Kuasa Politik dalam Proses Pembuatan Alkitab).
Selasa, 02 Desember 2014
Pengantar
Jawaban atas pertanyaan seperti pada judul tulisan ini oleh
sebagian orang dipercayai telah disediakan dengan memadai oleh kekristenan.
Tidak jarang rujukan utama yang digunakan untuk membicarakan perihal Yesus,
salah satu tokoh berpengaruh di dunia ini, ialah melalui informasi alkitab.
Empat injil dipercayai ampuh dan lebih dari cukup untuk menghantar orang banyak
kepada pengenalan akan sosok Yesus. Tradisi pemikiran tersebut bahkan telah
melintasi jaman ke jaman. Hingga hari ini apabila secara seksama diperhatikan,
maka dapat ditemukan dengan mudah keyakinan tersebut masih dipertahankan.
Sabtu, 03 Mei 2014
Minggu, 09 Februari 2014
Belajar dari matahari. Itulah langkah awal yang dapat menjadi kunci
utama untuk memahami rangakaian kata sederhana tapi rumit (judul). Hidup itu Simple tapi Susah, ialah
buah reflektif yang saya dapat dari jalan hidup yang maasih hijau ini.
Lalu apa hubunganya dengan belajar dari sang penguasa siang? si
matahari? Mengapa mesti belajar dari matahari agar mengerti makna
kalimat yang sebenarnya hanya sekedar permainan kata saja? Jawaban ialah
matahari itu simple tetapi matahari itu juga susah.
Langganan:
Komentar (Atom)
Popular Posts
Pages
Pengikut Blog
Profil Josua Maliogha
Blog Archive
- Desember 2014 (2)
- Mei 2014 (1)
- Februari 2014 (2)
- Mei 2013 (1)
- Desember 2012 (1)
- Oktober 2012 (1)
- Juli 2012 (2)
- Juni 2012 (2)
- Juli 2011 (1)
- Januari 2011 (2)
Diberdayakan oleh Blogger.