Kehidupan ini
adalah setapak yang penuh ketidakpastian entah kemana. Kadang setapak
itu lebar dan penuh dengan hamparan rumput nan menyejukan. Kadang
diselingi bunga-bunga yang benar-benar indah. Kadang juga ada banyak
lubang dan kerikil kecil yang merepotkan orang yang melaluinya, serta
menyakitkan telapak ketika tak sengaja terkena ujung kerikil itu.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Kritik Aparatus Teks Guna memeriksa teks ini saya menggunakan data aparatus pada Alkita...
-
“Bukan Yesus yang Saya Kenal” : Philip Yancey Bagian Satu: Siapa Dia o Yesus yang saya kira saya kenal. Pertama kali Yancey m...
-
GEREJA DALAM PERJANJIAN BARU Pada tulisan singkat ini saya akan memaparkan beberapa pokok-pokok pemikiran berkaitan dengan topik ...
-
Bagaimana anda menghubungkan antara visi, misi, kharisma, dan strategi-strategi dalam konkteks kepemimpinan yang melayani? Dalam ko...
-
Berpikir secara kritis pada dewasa ini merupakan suatu kemampuan dan kecakapan yang wajib dimiliki. Suatu kemampuan dan kecakapan yang sanga...
-
“Namanya juga baru balajar!”, ialah sebuah ungkapan apologetika dalam hemat saya. Sebuah ungkapan pembelaan dan pembenaran akan sesuatu y...
-
Dalam cerita tradisi secara biblis kita tentu tidak asing lagi dengan cerita tentang Yusuf yang handal dalam menafsirkan mimpi bahkan menj...
-
Sebelum pembaca sekalian membaca hasil tafsir sosio-historis ini, sangat saya anjurkan untuk terlebih dahulu untuk membaca tulisan mengenai...
-
Pengantar Jawaban atas pertanyaan seperti pada judul tulisan ini oleh sebagian orang dipercayai telah disediakan dengan memadai oleh ke...
-
Manusia merupakan insan dengan tiga pembentuk formasi hidup. Memiliki raga, jiwa, dan roh yang masing-masing aspeknya punya kebutuhan m...
Pages
Pengikut Blog
Profil Josua Maliogha
Blog Archive
- Desember 2014 (2)
- Mei 2014 (1)
- Februari 2014 (2)
- Mei 2013 (1)
- Desember 2012 (1)
- Oktober 2012 (1)
- Juli 2012 (2)
- Juni 2012 (2)
- Juli 2011 (1)
- Januari 2011 (2)
Diberdayakan oleh Blogger.